Rabu, 24 Februari 2021
PENGUMUMAN
DILARANG membawa UNGGAS DEWASA dari daerah tidak bebas FLU BURUNG ke Maluku Utara
Seluruh pegawai Karantina Pertanian Ternate TIDAK menerima GRATIFIKASI dalam bentuk apapun
LAPORKAN jika Anda menemukan indikasi tindak pidana KORUPSI atau PELANGGARAN di unit kerja kami
Karantina | Profesional, Tangguh, Terpercaya
Memasuki New Normal, tetap pakai masker, social distancing dan perhatikan protokol Covid
Jamur Enoki di pasaran sudah dalam pengawasan pemerintah

Peduli Covid-19, Karantina Pertanian Ternate Bagikan Sembako Gratis

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate serahkan bantuan kepada tenaga kontrak dan masyarakat sekitar

Ternate – Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate melakukan aksi solidaritas dengan membagikan paket sembako secara gratis kepada seluruh tenaga kontrak lingkup BKP Kelas II Ternate dan masyarakat sekitar yang membutuhkan, Senin (20/04). Pembagian paket sembako ini dilakukan sebagai upaya meringankan beban hidup masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Covid-19 membuat kondisi ekonomi sebagian masyarakat kita menjadi sulit. Karyawan swasta banyak yang kena PHK, para pedagang juga mengeluh sepi pembeli. Di sisi lain, harga beberapa kebutuhan bahan pokok naik tajam. Mungkin karena sulitnya distribusi dari tempat produksinya ke Maluku Utara ini,” kata Yusup Patiroy, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate saat menjelaskan latar belakang kegiatan ini.

Paket sembako yang diberikan terdiri atas beras, gula, minyak, mie instan, dan telur. Bantuan ini diberikan langsung oleh Yusup Patiroy kepada tenaga kontrak dan masyarakat sekitar di Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate, Siko. Selain itu, ada juga paket sembako yang diantarkan langsung ke rumah masing-masing.

Para penerima paket sembako merasa senang dan terbantu dengan kegiatan ini. Pandemi Covid-19 yang melanda negeri kita dan seluruh dunia memang berdampak langsung bagi masyarakat. Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah juga berimbas terhadap kegiatan perkantoran, transportasi, maupun ekonomi secara umum. Akibatnya, rantai distribusi bahan pokok pun terhambat sampai di Maluku Utara. Otomatis, harga-harga pun naik.

Sebelumnya, Menteri Pertanian memang telah mencanangkan gerakan peduli Covid-19, sebagai bentuk empati dan kontribusi pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak pandemi. Gerakan ini diikuti serentak oleh unit pelaksana teknis Kementerian Pertanian di seluruh Indonesia.

“Pembagian paket sembako ini sesuai dengan edaran dari KORPRI Kementerian Pertanian. Alhamdulillah, di tengah pandemi ini kita masih bisa berbagi. Mari terus berikhtiar dan berdoa semoga kita bisa melewati wabah ini dalam keadaan sehat dan selamat,” tutup Yusup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »