Layanan Kami

Layanan Publik

Karantina Hewan

Karantina Tumbuhan

Laboratorium

Profil Balai

Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate merupakan penggabungan dari dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Badan Karantina Pertanian, yaitu Stasiun Karantina Hewan Kelas II Ternate dan Stasiun Karantina Tumbuhan Kelas II Ternate. Sejak tanggal 3 April 2008, kedua UPT tersebut bergabung dengan nama Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 22/Permentan/OT.140/4/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Karantina Pertanian, kemudian digantikan dengan Peraturan Menteri terbaru, yakni Peraturan Menteri Nomor : 47/Permentan/OT.140/4/2020 tanggal 23 Desember 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Badan Karantina Pertanian.

Profil Balai

Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate merupakan penggabungan dari dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Badan Karantina Pertanian, yaitu Stasiun Karantina Hewan Kelas II Ternate dan Stasiun Karantina Tumbuhan Kelas II Ternate. Sejak tanggal 3 April 2008, kedua UPT tersebut bergabung dengan nama Balai Karantina Pertanian Kelas II Ternate berdasarkan Permentan Nomor : 22/Permentan/OT.140/4/2008 tanggal 3 April 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Badan Karantina Pertanian.

Agenda Kegiatan

Perketat Pengawasan, Karantina Ternate Lakukan Pengawasan Bersama Instansi Terkait

Jailolo – Pelabuhan Laut Jailolo merupakan salah satu pintu masuk...

Read More31, August 2022

Pertahankan Zona Hijau dari Flu Burung, Karantina Ternate Lakukan Tindakan Pemusnahan

Jailolo – Pertahankan zona hijau Maluku Utara dari ancaman flu...

Read More30, August 2022

Antisipasi OPTK, Karantina Pertanian Ternate Periksa Ratusan Meter Kubik Kayu

Morotai – Karantina Pertanian Ternate melalui wilayah kerja Morotai melakukan...

Read More30, August 2022

Ribuan Kilogram Sayuran Segar Sehat Asal Bitung Siap Penuhi Kebutuhan Masyarakat Kota Ternate

Ternate – Pejabat Karantina Pertanian Ternate melakukan pemeriksaan terhadap 3.250...

Read More30, August 2022

Capaian Kerja

Indeks Kepuasan Masyarakat Semester I 2022

Realisasi Anggaran s.d Agustus Tahun 2022

Realisasi PNPB s.d Agustus Tahun 2022

Statistik Lembaga

0
Sertifikat karantina Hewan
(s/d Agustus 2022)
0
Sertifikat karantina Tumbuhan
(s/d Agustus 2022)

Petani Pahlawan Pangan

Pangan itu soal kemandirian produksi dan distribusi. Jika ingin berdaulat, maka keduanya harus diperkuat. Pandemi Covid-19 menyebabkan pasok sayuran dari luar daerah terbatas. Pada kondisi rawan seperti inilah petani sayur Maluku Utara tampil di depan, memastikan stok pangan tetap aman. Mereka tetap berproduksi di masa pandemi, sekaligus menjawab keresahan akan terbatasnya distribusi.

Rakyat butuh pangan untuk tetap sehat. Petani telah menjadi pahlawan di saat darurat. Semoga wabah ini segera diangkat, dan negeri ini kembali bangkit dengan selamat.

Info

SIGAP PMK

Scan QRCode atau klik dan kunjungi link berikut https://bit.ly/SIGAPMK untuk Informasi lebih lanjut

FAQ

Karantina adalah sistem pencegahan masuk, keluar dan tersebarnya hama dan penyakit hewan Karantina, hama dan penyakit ikan Karantina, dan organisme pengganggu tumbuhan Karantina; serta pengawasan dan/atau pengendalian terhadap keamanan pangan dan mutu pangan, keamanan pakan dan mutu pakan, produk Rekayasa Genetik, Sumber Daya Genetik, Agensia Hayati, Jenis Asing Invasif, Tumbuhan dan Satwa Liar, serta Tumbuhan dan Satwa Langka yang dimasukkan ke dalam, tersebarnya dari suatu Area ke Area lain, dan/atau dikeluarkan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan)

Penyelenggaraan karantina ditujukan untuk:

  • mencegah masuknya HPHK, HPIK, serta OPTK dari luar negeri ke dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  • mencegah tersebarnya HPHK, HPIK, serta OPTK dari suatu area ke area lain di dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  • mencegah keluarnya HPHK, HPIK, serta organisme pengganggu tumbuhan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  • mencegah masuk atau keluarnya Pangan dan Pakan yangbtidak sesuai dengan standar keamanan dan mutu;
  • mencegah masuk dan tersebarnya Agensia Hayati, Jenis Asing Invasif, dan PRG yang berpotensi mengganggu kesehatan manusia, Hewan, Ikan, Tumbuhan, dan kelestarian lingkungan; dan
  • mencegah keluar atau masuknya Tumbuhan dan Satwa Liar, Tumbuhan dan Satwa Langka, serta SDG dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau antarArea di dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Pasal 7).

Seluruh komoditas pertanian yang dilalulintaskan baik ekspor, impor, maupun antararea wajib untuk Lapor Karantina.

Lapor karantina dapat dilakukan di tempat pemasukan dan tempat pengeluaran yaitu pelabuhan laut, pelabuhan sungai, pelabuhan penyeberangan, pelabuhan darat, bandar udara, kantor pos, pos perbatasan dengan negara lain, dan tempat-tempat lain yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dapat dilihat pada PP No. 53 Tahun 2016

Berita

Instansi Terkait

Statistik Sertifikasi

Karantina Tumbuhan

Berdasarkan Jenis Permohonan Tahun 2022

Karantina Hewan

Berdasarkan Jenis Permohonan Tahun 2022

Grafik Sertifikasi

KH & KT berdasarkan Tahun

Kontribusi Sertifikasi berdasarkan Wilayah Kerja

Wilayah Kerja Bandara Sultan Babullah
7%
50%
Wilayah Kerja Kantor Pos Ternate
1%
50%
Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Ahmad Yani, Ternate
40%
50%
Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Bacan
Web Designer 3%
50%
Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Jailolo
4%
50%
Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Morotai
2%
50%
Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Sanana
3%
50%
Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Tobelo
6%
50%

Statistik PNBP

Grafik PNBP

Berdasarkan Periode Bulan Tahun 2022

Grafik PNBP

Berdasarkan Periode Tahun 2017-2022

Statistik Komoditas Unggulan

Komoditas Unggulan

Top 3 Komoditas Unggulan Maluku Utara Pendukung Ekspor (Kg)

Nilai Barang

Komoditas Pendukung Eskpor (Rp)